Ada banyak cara untuk mencuci denim kalian: cuci pakai tangan, cuci pakai mesin cuci dan yang nggak kalah menarik adalah cuci denim di laut. Iya, di kucek-kucek di dalam air asin dan di bawah terik sinar matahari. Nah, dalam kesempatan ini, HAI akan bahas tentang fenomena cuci denim di laut serta efek dan penjelasannya!
Di zaman ini, denim nggak hanya dipakai untuk menutupi bagian pinggul ke bawah saja, tapi juga gengsi-gengsian. Apalagi, raw denim, yang seiring berjalannya waktu akan menimbulkan tanda-tanda pemakaian yang signifikan karena adanya gesekan yang terjadi ketika kita sering memakai denim itu.
Bukan tanpa alasan para denim heads (pencinta denim) mencuci denim mereka dengan air laut. Biasanya, sehabis mencuci di laut, pengguna denim itu akan mengambil pasir sebesar kepalan tangan mereka dan menggosokannya di denim mereka, sehingga denim mereka akan tertutup oleh pasir.
Setelah cuci denim di laut, ada baiknya kalian tidak membilas denim kalian dengan air laut, melainkan dengan air bersih.
Pastinya, setelah cuci denim di laut, denim kalian akan menimbulkan bau-bau air asin yang nggak enak di hidung kalian. Maka dari itu, dengan mencucinya menggunakan air bersih dan mengeringkannya dengan sinar matahari akan membantu menghilangkan bau air asin itu.